Jakarta Timur — Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta Timur secara resmi merekomendasikan Maxie Asmara selaku Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) untuk menghadap Presiden Republik Indonesia periode 2014–2024 dalam rangka menyampaikan aspirasi pelaku usaha pribumi dan memperkuat sinergi pembangunan ekonomi nasional.
Rekomendasi tersebut disampaikan dalam forum internal HIPPI Jakarta Timur yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan perwakilan pelaku usaha dari berbagai sektor. Maxie Asmara dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan, jejaring nasional, serta rekam jejak organisasi yang kuat dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis ekonomi kerakyatan.
Ketua HIPPI Jakarta Timur menyampaikan bahwa rekomendasi ini merupakan bentuk kepercayaan penuh organisasi kepada Maxie Asmara untuk membawa suara pengusaha pribumi, khususnya pelaku UMKM dan sektor strategis daerah, ke tingkat nasional.
“Kami menilai Saudara Maxie Asmara sebagai figur yang tepat untuk mewakili HIPPI Jakarta Timur dalam menyampaikan gagasan, aspirasi, serta kontribusi nyata pengusaha pribumi kepada Presiden Republik Indonesia periode 2014–2024,” ujar M Sirod Ketua HIPPI Jakarta Timur dalam keterangannya.
Menurutnya, pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran pengusaha pribumi dalam mendukung agenda pembangunan nasional, hilirisasi industri, penguatan UMKM, transformasi digital, serta pemerataan ekonomi.
Sementara itu, Maxie Asmara menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh HIPPI Jakarta Timur. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi secara profesional dan membawa semangat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah.
“Ini adalah tanggung jawab besar. Saya akan membawa aspirasi pengusaha pribumi Jakarta Timur dan mendorong lahirnya kebijakan yang semakin berpihak pada penguatan ekonomi nasional berbasis kewirausahaan,” ujar Maxie.
HIPPI Jakarta Timur berharap rekomendasi ini dapat memperkuat posisi pengusaha pribumi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara ekonomi, mandiri, dan berdaya saing global.